Perempuan Hebat di Balik Desain Sepatu Unik

Kali ini ShoesVaganza mengajak kamu untuk berkenalan dengan salah satu tokoh perempuan berpengaruh. Perkenalan ini penting khususnya karena kita baru saja memperingati Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret lalu. Lebih dari sekadar peringatan, Hari Perempuan Internasional juga menjadi perayaan atas hak-hak perempuan, termasuk hak untuk berkarya di tengah persaingan dengan kolega lelaki.

Industri mode, khususnya mode sepatu, memang masih didominasi oleh tokoh-tokoh lelaki. Nama-nama seperti Christian Louboutin, Manolo Blahnik, dan Steve Madden masih lebih sering disebut daripada nama-nama desainer perempuan. Nah, lewat artikel ini ShoesVaganza akan berbagi cerita sukses dari seorang perempuan hebat di balik desain sepatu unik.

 Muda dan Bergaya

Sophia Webster mengukuhkan dirinya sebagai desainer sepatu berpengaruh | Sumber: petitluxes.com 

Sophia Webster (atau Sophia Grace Webster) adalah desainer sepatu dan aksesori berkebangsaan Inggris yang meluncurkan lini sepatu menggunakan namanya sendiri pada September 2012 lalu. Lini sepatu Sophia Webster terkenal karena desainnya yang feminin, berani, dan unik. Sepatu-sepatu karyanya telah tersebar di lebih dari 200 toko di dunia.

Perempuan berusia 31 tahun ini telah memenangkan penghargaan British Fashion Award for Emerging Accessories Designer sebanyak dua kali, dan membawa pulang gelar British Fashion Council's Vogue Fashion Fund--sekaligus menjadi desainer sepatu kedua yang menerima penghargaan tersebut.

"I think shoes are really powerful. I think they have magical powers that other accessories don't have. They make you physically look like the best version of yourself." -Sophie Webster

Karya-Karya Unik

Lulus dari Royal College of Art, kampus berkelas di London dan satu-satunya yang menggelar program studi pascasarjana seni dan desain di dunia, Sophia sempat bekerja untuk desainer sepatu lainnya sebelum kemudian merintis usahanya sendiri di industri mode sepatu. Ia senang bereksperimen dengan cara-cara baru untuk menggabungkan warna-warna dan corak-corak. Buatnya, mendesain sepatu seperti halnya berkarya di atas kanvas putih; berkreasi dengan ruang dan teknik pembuatan sepatu.

Salah satu koleksi Sophia Webster yang terkenal: Seri Butterfly | Sumber: yournextshoes.com

 

Salah satu koleksi Sophia Webster yang terkenal: Seri Flamingo | Sumber: oceanviolet.com

Desain-desain sepatunya yang imajinatif berasal dari banyak referensi dan sumber inspirasi. Koleksi terbarunya untuk musim semi/panas 2017 terinspirasi dari film “Dreamgirls’ (karya Bill Condon) dan “The Birds” (karya Alfred Hitchcock). Koleksi sepatunya kaya dengan berbagai detil bentuk seperti kerang, kupu-kupu, dan pita.

Koleksi Spring/Summer 2017 | Sumber: edition.cnn.com

Sophia Webster menjadi wujud nyata pentingnya peran perempuan khususnya di tengah persaingan kerja dengan kolega lelaki. Berkarya adalah salah satu cara untuk perempuan menyuarakan pendapat ke masyarakat dunia.

 

Ditulis oleh Theresia Suganda untuk ShoesVaganza

jasa pembuatan website
Web Analytics