Inspirasi 1000 Startup Digital

Sabtu, 26 Mei 2017, senang sekali aya mendapat kesempatan menghadiri Sesi Ignition mewakili ShoesVaganza. Sesi awal ini merupakan bagian dari rangkaian acara 1000 Startup Digital Jakarta Second Wave yang diadakan oleh pemerintah. Ada banyak inspirasi yang yang saya dapat dari para pembicara. Berikut beberapa hal yang paling menginspirasi di antara inspirasi-inspirasi lainnya :)

1.      Indonesia Lebih Baik

Ada banyak masalah yang dapat diselesaikan. Tinggal bagaimana saya, sebagai warga Indonesia, menanggapinya. Bisa saja saya diam atau bahkan menyalahkan pihak lain, tanpa melakukan apa pun untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sebaliknya, seperti yang juga disarankan oleh Ibu Lis Sutjiati, pasti ada 1 hal yang dapat dilakukan sebagai langkah awal untuk menyelesaikan masalah tersebut. Agar lebih mudah mengetahui masalah apakah yang merupakan “panggilan” seseorang, Ibu Lis juga memberikan 1 tips. Tips tersebut adalah denganmencari tahu masalah apa yang paling membuat kamu gregetan ketika mengalami/menghadapinya, sementara orang lain biasa saja, maka bisa jadi, itu adalah “panggilan”-mu.

 

Ketika mendengarkan Ibu Lis bicara, saya mengaitkannya dengan ShoesVaganza yang sudah berjalan selama 2 tahun belakangan ini. Hal ini semakin meyakinkan, bahwa saya sudah berada di jalur yang tepat. Hal-hal yang mebuat saya yakin tersebut adalah:

Dan ketika mendengar pertanyaan Yansen Kamto, seperti apakah Indonesia di tahun 2045, salah satu yang muncul di benak saya adalah, produk-produk bertuliskan “made in Indonesia”  dengan desain dan kualitas terbaik dapat dengan mudahnya ditemui di mana-mana. Sebagai  bangsa yang besar dan kaya akan sumber daya, seharusnya hal ini dapat terwujud.

2.      Keberagaman, solusi terintegrasi dan fokus

Sekitar 2 tahun lalu, seorang pengusaha muda dan berhasil, memberitahukan bahwa salah satu rahasia agar sebuah usaha dapat terus berjalan dengan baik adalah keberagaman atau diversity. Tips tersebut selalu saya ingat. Dan kemarin, ketika Belva, Ruang Guru berbicara, saya kembali diingatkan akan keberagaman tersebut. Hal ini semakin memantapkan keyakinan saya bahwa keberagaman merupakan bagian penting dari sebuah usaha. Tentunya didukung oleh solusi terintegrasi yang fokus pada satu bidang, seperti yang dilakukan oleh Belva dan si pengusaha muda tersebut.

 

3.      Stakeholder delight

3 tahun lalu, saya makan siang dengan seorang BOD dari perusahaan multinasional. Pada saat makan siang tersebut, ada satu kejadian yang membuat beliau menyampaikan bahwa sekarang ini bukan lagi customer satisfaction yang dikedepankan, tapi customer delight. Saya terkesima dengan caranya menjelaskan menggunakan kejadian saat makan siang tersebut. Saya selalu berusaha menerapkan hal ini di ShoesVaganza. Dan ketika mendengarkan Indrasto Budisantoso (Jojonomi), Jaka Wiradisuria (RUMA) dan Monika Halim (Gojek), hal-hal yang mereka sampaikan juga semakin meyakinkan saya, bahwa bukan hanya customer delight yang diperlukan, tapi semakin luas lagi, stakeholder delight, dalam hal ini pelanggan, penyedia barang dan jasa, pihak-pihak yang terlibat dalam mendukung sistem ShoesVaganza. 

 

jasa pembuatan website
Web Analytics